Komunitas ini merupakan komunitas yang bergerak pada kegiatan amal dan bakti sosial menyantuni anak yatim piatu dan dhuafa, serta mengentas kemiskinan masyarakat Indonesia dan menjembatani kesenjangan masyarakat Indonesia.

Rombongan tersebut diwakili oleh Inung Marwoso selaku Ketua PL DPW DIY, Ari Cahyani Sekretaris Panitia, Eni Herma selaku Seksi Lingkungan, dan Dian Noviana sebagai bendahara, diterima oleh Editor Online Tribun Jogja Muhammad Fatoni.

Inung Marwoso menjelaskan, selain menjalin silaturahmi denganTribun Jogja, kedatangan tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan diri bahwa sejak 15 April 2016 komunitastersebut telah dilegalitaskan dengan nama “Yayasan Peace and Love” sesuai dengan keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
“Kami murni komunitas ibu-ibu yang bergerak dibidang sosial, seni budaya, lingkungan, pendidikan, dan kesehatan,” jelas Inung.

Selain itu, bertempat di Sahid Rich Hotel Yogyakarta pada 21 Oktober mendatang akan diadakan acara deklarasi pembukaan cabang Group Baksos Peace and Love yang ke 9 yaitu cabng Yogyakarta.
Acara tersebut sekaligus Munas Perdana Group Baksos Peace and Love.
Selain diisi dengan berbagi kasih bersama anak yatim piatu dan dhuafa, rencananya acara tersebut juga akan dihadiri oleh Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa.

“Insya Allah Mensos dan GKR Hemas akan hadir,” imbuhnya.
Sampai saat ini Peace and Love sudah berkembang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bandung, Bali, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Riau, Cirebon, Pekanbaru, dan Malang.

Dengan masing-masing member mencapai rata-rata 100 orang, bahkan di Jakarta menembus hingga 600 member.
“Untuk di Yogya sendiri anggota sudah mencapai 96 orang,” tambahnya.
Beranggotakan ibu-ibu dari berbagai kalangan, diharapkan ke depan Peace and Love dapat selalu melaksanakan tugas-tugas sosial dengan jangkauan lebih luas di masing-masing daerah. (*)

Sumber Berita